Menhut Apresiasi Pemenang Lomba Penghijauan

Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan memberikan apresiasi kepada para pemenang Lomba Penghijauan dan Konservasi Alam ‘Wana Lestari 2012′ atas peran mereka dalam menjaga kelestarian hutan Indonesia. “Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada kawankawan peserta lomba yang menyadari akan pentingnya penghijauan,” kata Zulkifli usai berdialog bersama peserta di Jakarta, Selasa (14/8).

Menurut Zulkifli, peran masyarakat sangat menentukan keberhasilan dalam menjaga hutan, melakukan penghijauan, serta menjaga kawasan konservasi. “Ada beraneka ragam persoalan termasuk masalah budaya dan pendidikan akan pentingnya lingkungan yang tidak semuanya bisa diselesaikan oleh Kementerian Kehutanan,” kata dia.

Karena itu, menurut Zulkifli, peran serta masyarakat yang menyadari pentingnya penghijauan, kebersihan, lingkungan yang asri, dan kawasan konservasi sangat dibutuhkan saat ini. “Termasuk juga unjuk melestarikan keanekaragaman hayati (biodiversity) Indonesia yang begitu kaya,” kata Menhut.

Zulkifli menilai seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) perlu diberi pelajaran mengenai pentingnya pelestarian alam. Dia berharap, penghargaan yang diberikan kepada lembaga pelestari hutan hingga kepala desa dan guru itu bisa membuat Indonesia ‘hijau’ kembali. “Jika semua yang ada di republik ini menyadari pentingnya penghijauan, mudahmudahan 25 tahun lagi Indonesia akan hijau, paling tidak pulih kembali seperti sedia kala,” ujar Menhut.

Sebanyak 102 peserta dari seluruh Indonesia hadir dalam rangkaian acara yang diadakan Kemenhut guna mendorong pelestarian dan pengembangan kehutanan Indonesia.

Dari 14 kategori yang dilombakan, semuanya merupakan kategori di bawah tanggung jawab beberapa instansi seperti Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan (BP2SDMK), Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA), dan Perum Perhutani.

Sebelumnya, Menhut Zulkifli Hasan mengingatkan, pembangunan dan pertumbuhan sektor kehutanan harus berorientasi pada kemakmuran rakyat dengan tetap memerhatikan kelestarian dan daya dukung lingkungan.

“Spirit pembangunan kehutanan seperti itu. Pembangunan dan pertumbuhan juga harus memberi kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi penduduk di dalam dan sekitar hutan,” kata dia.

Untuk mewujudkan spirit pembangunan yang mengutamakan kelestarian dan berorientasi kemakmuran rakyat, kata Zulkifli, Kementerian Kehutanan terus mendorong program yang mengedepankan pengelolaan hutan oleh masyarakat, seperti Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Desa, dan Hutan Kemasyarakat

“Program tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembangunan hutan tanaman industri (HTI), restorasi ekosistem, dan hutan kemitraan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja, namun tetap ramah lingkungan,” ujar Menhut. (ina)

INVESTOR DAILY :: Rabu, 15 Agustus 2012 Hal. 7