Pelestarian Hutan Mangrove di Bekasi

Seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan harus berkomitmen menjaga lingkungan dengan menggalakkan kegiatan penanaman pohon. Selain dapat memperbaiki ekosistem, juga mendukung upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dalam sambutannya pada acara penanaman 200 bibit pohon bakau di kawasan Hutan Lindung Ujung Karawang Muara Gembong, Bekasi, Sabtu (14/7).

Bekasi secara geografis berbatasan langsung dengan pantai. Untuk itu hutan mangrove yang ada perlu terus dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya di Bekasi. “Kita harus tens menanam dan memperkaya hutan mangrove, sehingga ke depan daerah ini bisa terus hijau dan bahkan menjadi salah satu daerah tujuan ekowisata hutan mangrove,” katanya.

Penanaman bibit pohon bakau ini merupakan program Toyota Auto Body (TAB) Forest yang merupakan hasil kerja sama TAB dengan PT Sugity Creatives, PT Toyota Auto Body-Tokai Extrusion (TTEC), Perum Perhutani, dan Japan Enviromentai Education Forum (JEEF). Program peduli kawasan hutan ini direncanakan berjalan selama lima tahun dimulai sejak 2011 dengan target, penanaman satu juta pohon bakau di luas lahan 100 hektare. Rinciannya, setiap tahun ditanam 200 pohon bakau di kawasan ini. Senior Managing Director TAB Shinobu Ichikawa mengatakan bahwa program ini sebagai bentuk perhatian TAB terhadap lingkungan. (Kardcni)

Suara Karya, 16 Juli 2012, Hal. 7