Perhutani Optimistis Capai Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Direktur Keuangan Perum Perhutani, ANS Kosasih optimistis perusahaan Badan Usaha Milik Negara ini akan mencatat perolehan laba tertinggi (sebelum pajak) sepanjang sejarah Perhutani yakni Rp 400 miliar pada tahun ini.

“Laba sebelum pajak tahun ini  Rp 400 miliar, tertinggi sepanjang perhutani ada. Kita optimistis,” ujar Kosasih, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin ( 19/12/2011 ).

Tahun lalu, laba sebelum pajak baru mencapai Rp 325 miliar. Sedangkan, laba tahun 2009 tercatat sebesar Rp 157 miliar.

Sementara itu, pendapatan Perhutani bisa mencapai sekitar Rp 3 triliun pada tahun 2011. Sedangkan, tahun lalu pendapatan mencapai Rp 2,4 triliun. “Pendapatan bisa mencapai minimal Rp 3 triliun, tapi investasi besar bisa sampai Rp 1 triliun tahun depan,” tambah Kosasih.

Terhadap pencapaian hal ini, Direktur Umum Perum Perhutani, Bambang Sukmananto menyatakan Perhutani bisa tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang kurang bagus. “Kinerja 2011 Perhutani keuntungannya bisa terjamin walaupun ekonomi kurang bagus,” sebut Bambang. Ia pun menyebutkan, pendapatan dari produk kayu dengan non-kayu bisa seimbang 50 persen berbanding 50 persen. Sekarang ini, persentase keduanya masih 40:40. /Ester Meryana / Erlangga Djumena

KOMPAS.COM :: 19 Desember 2011 | 14:12 WIB

Tags: